Life of a Backpacker

Journal of A Humble Backpacker

How I pack for 1 week traveling

Banyak di antara teman-teman saya bertanya bagaimana cara packing yang ringkas untuk seorang backpacker. Nah, kali ini saya akan membagi beberapa tips untuk packing yang ringkas untuk durasi traveling 7-8 hari ya. ini berdasarkan pengalaman saya seringnya menjadi tour leader dan membawa rombongan keluar negeri, begitu pula ketika saya traveling sendiri sebagai seorang backpacker.

Barang yang diperlukan no. 1: backpack ukuran 40 liter ke atas

how i pack for 1 week traveling with vacuum bag

Terdapat beberapa pilihan tas punggung (backpack) yang tersedia di pasaran. Mulai dari 25 liter hingga tas gunung yang besar-besar. Tapi pilihan saya pribadi, saya memilih ukuran sekitar 40 hingga 45 liter. Selain karena ukurannya masih pas masuk kabin, juga tidak terlalu kecil atau terlalu besar untuk dipanggul kemana-mana.

Selain ukuran, yang perlu diperhatikan adalah bahan yang digunakan. Pilihlah bahan parasit yang ringan. Bahan parasit (atau semi-parasit) bisa melindungi dari air hujan sehingga paling tidak barang kita di dalam tas terlindungi. Memilih bahan yang ringan juga bisa “menghemat” jatah tas kabin yang hanya dibatasi 7 kg saja. Bila tas kita seberat 1 kg, maka kita hanya bisa membawa muatan 6 kg saja. Bila tas 2 kg, maka 5 kg muatan saja yang bisa kita bawa. Jadi, pilihlah tas yang ringan.

Yang ketiga, pilihlah tas dengan kualitas jahitan yang baik. Saya pernah membeli tas yang berkualitas rendah, dengan bahan yang strapnya tipis, sehingga pakai 2-3 kali saja sudah putus. Jangan pilih tas yang terlalu murah karena biasanya kurang bagus dari sisi jahitannya. Pilihlah tas yang memiliki kualitas jahitan yang bagus.

Barang penting no. 2: Vacuum Bag

Vacuum bag ini bisa dengan mudah ditemukan di olshop, maupun di Ace Hardware. Manfaatnya adalah menghemat space dalam tas kita hingga 80% loh, apalagi untuk jaket musim dingin yang super tebal itu. Maka daripada itu, vacuum bag ini sangat penting.

Secara umum ada 2 jenis vacuum bag: yang digulung dan yang di-vacuum. Fungsinya sama, hanya masing-masing punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk yang digulung, kelebihannya bisa digunakan tanpa menggunakan alat apapun. Kekurangannya, repot dan butuh tenaga (dan sedikit ketrampilan) untuk menggulung dan mengosongkan udara di dalamnya.

Sedangkan untuk yang bisa di-vacuum, tipe ini memiliki sebuah lubang untuk dipasangkan dengan penyedot debu sehingga udara di dalam tas bisa dengan mudah disedot keluar dengan mesin. Kekurangannya, bila kita di luar negeri, maka kita harus meminjam mesin penyedot untuk mengosongkan udara di dalamnya. Padahal bila kita tinggal di hostel, belum tentu mereka menyediakan atau bersedia meminjamkan mesin penyedot debu kepada kita.

Saya pribadi lebih menyukai yang tipe gulung (dengan berbagai keterbatasannya) karena saya tidak perlu repot-repot mencari pinjaman mesin penyedot debu ketika di luar negeri hanya untuk packing. Berikut langkah-langkah untuk packing dengan vacuum bag:

Pakaian satu minggu

Pakaian satu minggu

Step 1: Masukkan semua pakaian dan celana ke dalam vacuum bag berukuran besar. Baju jangan dilipat, dan celana panjang cukup dilipat separuh saja, asal muat ke dalam vacuum bag.

Step 2: Seal atau tutup pengaman agar kedap udara. “Resleting”nya perlu digerakkan maju mundur beberapa kali untuk menjamin tutup kantung agar udara di dalam tidak bocor lewat atas.

Step 3: Gulung perlahan dengan gulungan kecil, dimulai dari sisi atas (sisi resleting). Udara akan keluar melalui bagian bawah vacuum bag.

Step 4: Bila udara tidak keluar, maka cobalah “membuat jalan” keluarnya udara. Biasanya karena plastiknya masih baru jadi masih lengket sehingga udara susah keluar.

Step 5: Gulung ulang beberapa kali agar udara di dalam semakin kedap dan kantung semakin tipis.

Vacuum Bag setelah digulung dan dibeberkan

Vacuum Bag setelah digulung dan dibeberkan

Step 6: Beberkan, dan masukkan ke dalam backpack.

Kantung perlu dilipat agar masuk dalam tas

Kantung perlu dilipat agar masuk dalam tas

Seperti inilah langkah-langkah yang biasa saya lakukan untuk packing yang ringkas dan mudah. Menipiskan pakaian yang saya bawa, membuatnya ringkas, untuk mendapatkan lebih banyak ruang dalam tas.

Voila! Masuk di bagian laptop-nya tas loh!

Voila! Baju seminggu muat di bagian laptop-nya tas loh!

Selebihnya dari isi tas saya, saya bisa memasukkan toiletteries saya dan beberapa charger serta obat-obatan yang tidak terlalu makan tempat. Untuk space sisanya masih bisa saya isi dengan oleh-oleh ketika pulangnya. Inilah tips untuk packing selama seminggu. Selamat mencoba dan selamat packing ya!

More stories about

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

How I pack for 1 week traveling