Life of a Backpacker

Journal of A Humble Backpacker

Dubai dengan Segala Kemegahannya (part 1)

Split jump Burj Al Arab

Okay, sama seperti edisi Abu Dhabi sebelumnya, kunjunganku kali ini ke Dubai adalah dalam rangka memimpin rombongan tur dari Indonesia. Kami menghabiskan waktu 6 hari 5 malam di Dubai termasuk malam tahun baru di sana (and I can tell you, NYE in Dubai is very spectacular!). Seperti tulisanku sebelumnya juga saya akan menuliskan postingan ini dengan gaya travel guide. (Untuk pengalamanku merayakan tahun baru di Dubai, akan saya tuliskan dalam postingan terpisah ya.)

Dubai Miracle Garden

Dubai Miracle Garden

Dubai terletak di daerah yang sebenarnya sangat gersang, kering, padang pasir, yang secara alami tidak memungkinkan tumbuh bermacam-macam bunga. Tapi dasar UEA merupakan sebuah negara yang sangat kaya, dan juga karena kemajuan teknologi. Dengan kombinasi kedua sebab ini, segala sesuatu mungkin, termasuk ditumbuhkannya bermacam-macam bunga dari seluruh dunia di tempat ini.

Dubai Miracle Garden merupakan satu taman kumpulan bermacam-macam bunga dari seluruh dunia. Total ada lebih dari 50 juta bunga dan 250 jenis tanaman di sana. Bahkan beberapa tanaman dibentuk karakter autentik seperti Teddy Bear, Mickey Mouse, kucing dan sebagainya. Cantik sekali untuk berfoto-foto di sini (meskipun tanaman kucing raksasa di pintu masuk sedikit menyeramkan menurutku).

Mengenai bunga di Dubai, saya juga sempat kaget dan terkagum. Hari pertama ketika saya tiba di Dubai, saya melihat bunga-bunga di pinggir jalan masih berwarna pink. Beberapa hari kemudian sekembalinya saya dari Abu Dhabi, bunga di jalan yang sama sudah berwarna ungu. Menurut tour guide saya, ternyata pemerintah Dubai memang ‘hobi’ menggonta-ganti warna bunga beberapa hari sekali. Bunga-bunga tersebut ditanam di pot dan kemudian dipajang untuk keindahan kota, dan diganti setiap 2-3 hari sekali. Kaya banget ya…

Burj Al Arab – Jumeirah Beach

Burj Al Arab

Salah satu hotel termahal dengan rating bintang tertinggi di dunia ada di Dubai yaitu hotel Burj Al Arab. Hotel dengan desain luar seperti kapal layar terkembang ini memiliki rating bintang tujuh loh! Harga per malam di sini juga tidak main-main. Sekitar USD 2,000 per malam untuk kamar standarnya! Hotel ini juga salah satu landmark ikonik di Dubai. View terbaik untuk foto-foto di sini adalah di Jumeirah Beach. Pantai dengan pasir putih dan ombak tenang ini banyak dikunjungi turis untuk berfoto-foto atau sekedar bermain air. Oya, saya tidak melihat turis yang mengenakan bikini dan berjemur di sini. Mungkin karena di UEA masih membatasi pakaian yang sopan kepada kaum hawa, tidak terkecuali kepada para turis.

Palm Jumeirah – Atlantis Hotel

Atlantis Hotel Palm Jumeirah

Pulau buatan berbentuk pohon kurma ini sempat menjadi sangat fenomenal di awal era 2000an. Bagaimana tidak, UEA dengan segala kekayaannya menghabiskan jutaan bahkan milyaran dolar untuk membangun pulau buatan ini. Di Palm Jumeirah ini juga banyak terdapat rumah atau villa atau apartemen yang bisa dibeli oleh semua orang (yang berduit) di seluruh dunia. Kebanyakan selebriti dunia seperti David Beckham memiliki rumah di sini.

Di ujung pulau buatan ini berdiri sebuah hotel megah dengan desainnya yang khas. Atlantis The Palm Hotel namanya, dan hotel mewah ini juga merupakan salah satu hotel termahal di Dubai bahkan di dunia. Berhadapan langsung dengan laut, pemandangan di hotel ini sungguh luar biasa. Oya, di sini juga terdapat helipad “Fly Dubai” tempat saya dan salah satu keluarga peserta naik helikopter mengelilingi Dubai loh. (Baca di postingan saya sebelumnya.)

Mall of Emirates

Dubai MallSalah satu mall terluas di Dubai ini menawarkan pengalaman yang tak kalah menarik. Di dalamnya terdapat Ski Dubai, salah satu arena ski indoor dan buatan manusia terbesar di dunia. Lengkap dengan salju buatan, track seluncur, penyewaan papan ski dan baju musim dingin, para peserta yang tertarik bisa main ski di negara yang seharusnya tidak bersalju ini.

Selain itu bermacam-macam merk besar kecil dari seluruh dunia ada di sini. Untuk kualitas barang, jangan kuatir untuk belanja di Dubai karena kualitas barang di sini pasti asli. Masalah harga, menurut saya masih lebih mahal ketimbang negara destinasi shopping lainnya seperti Hongkong.

Dubai Mall – Dubai Fountain – Burj Khalifa

Dubai Mall

Mall terbesar di dunia lagi-lagi ada di Dubai (seluas lima puluh kali lapangan sepak bola!) yaitu Dubai Mall. Mall ini pokoknya top deh apalagi kalau bukan merupakan hub ke bangunan tertinggi di dunia yaitu Burj Khalifa. Isi mall ini lebih beragam dan arsitekturnya lebih cantik daripada Mall of Emirates. Di lantai 2 terdapat Apple Store yang bagian balkonnya langsung menghadap Dubai Fountain dan bisa melihat Burj Khalifa dari sana. Kalau sore hari, banyak pengunjung tumpek blek di sana untuk melihat pertunjukan air mancur di Dubai Fountain.

Dubai Fountain

Area luar Dubai Mall terdapat Dubai Fountain. Setiap hari pukul 18.00, 18.30, dan 19.00 selalu ada pertunjukkan air mancur yang menari. Saya sendiri berencana melihat yang pukul 18.00 sehingga dari pukul 17.00 saya sudah menunggu. Satu jam penantian, tidak sia-sia saya mendapatkan spot terdepan untuk melihat tarian air mancur ini. Meskipun saya agak terganggu dengan ibu-ibu India yang dengan sangat tidak tahu aturan menyerobot masuk kerumunan sambil mendorong baby chair sehingga menyenggol saya dengan keras sekali. Untunglah ibu itu akhirnya minggir setelah dipelototin dan hampir adu mulut dengan salah satu orang Arab.

Burj Khalifah from Apple StorePertunjukan air mancur waktu saya di Dubai Fountain pukul 18.00 menggunakan lagu Arab, sedangkan yang pukul 18.30 menggunakan soundtrack lagu Mission Impossible. Mungkin untuk memperingati Burj Khalifa pernah dipakai sebagai salah satu set film Mission Impossible. Waktu itu Tom Cruise sempat ber’akrobat’ di gedung ini loh. Oya, setelah menonton pertunjukan air mancur, jangan buru-buru masuk ke dalam mall. Tunggulah di bawah Burj Khalifah karena pukul 18.15 ada pertunjukkan mapping lampu di gedung tertinggi di dunia ini diiringi lagu futuristik.

Dari sana kita bisa masuk ke dalam Burj Khalifah (harga tiket saya tidak tahu berapa karena semuanya sudah diaturkan oleh agen perjalanan saya). Kami naik ke observatory deck yang juga lagi-lagi merupakan observatory deck tertinggi di dunia! (Ya iyalah, gedungnya aja paling tinggi sedunia belum ada lawan.) Dari sana kita bisa melihat pemandangan spektakuler kota Dubai dari ketinggian. Bahkan gedung-gedung tinggi lainnya terlihat sangat kecil dan lebih rendah dari kami. Hebatnya lagi kami baru half way up. Bayangkan kalau ada di puncaknya ya, yang konon katanya awan pun berada di bawah kita…

(Bersambung di part 2 yaa..)

More stories about

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dubai dengan Segala Kemegahannya (part 1)