Life of a Backpacker

Journal of A Humble Backpacker

Abu Dhabi – Ibukota yang Mengagumkan

Abu Dhabi Grand Mosque

Banyak orang yang tahu kota Dubai terletak di UEA (Uni Emirat Arab), tapi tidak banyak yang tahu kalau ibukota UEA yang sebenarnya adalah Abu Dhabi. Ibarat Beijing vs Shanghai di China (Beijing ibukota, Shanghai kota metropolitan), Abu Dhabi dan Dubai juga seperti ini. Dubai merupakan destinasi lebih favorit karena terdapat gedung tertinggi di dunia (Burj Khalifah). Namun sebenarnya Abu Dhabi tidak kalah menarik loh. Saya akan menuliskan keindahan Abu Dhabi ini dengan gaya guide untuk traveling ya..

Sheikh Zayed Grand Mosque

Grand Mosque Syeikh Zayed

Salah satu masjid terindah di dunia yang pernah kukunjungi. Bangunannya hampir semuanya putih! Mulai dari marmer lantai, pilar, kubah, dan segala aksennya didominasi oleh warna putih. Arsitekturnya campuran dari gaya mughal, Persia, Aleksandria, dan Mesir. Setiap potongan marmer yang menyusun masjid ini dibuat dengan sangat presisi. Bisa dilihat dari ketepatan sambungan motif dan kehalusan potongan marmer pada pilar-pilar masjid. Hampir semuanya seolah-olah menyatu!

Di bagian dalam masjid Sheikh Zayed ini juga terdapat atap yang luar biasa indahnya dengan chandelierchandelier yang bertahtakan permata menggantung cantik. Chandelier ini juga merupakan chandelier terbesar nomor dua di dunia yang tergantung di masjid, dan chandelier terbesar ketiga di dunia secara umum. Ada juga 99 tulisan kaligrafi yang berarti “Allah” pada tembok di masjid sana. Benar-benar sangat mengagumkan.

Chandelier yang mengagumkan

Chandelier yang mengagumkan

Untuk masuk ke masjid ini, kita harus masuk dari Grand Mosque Center yang terletak di bawah salah satu kubah di luar masjid. Dari sana kita harus mengambil wrist tag (merah untuk grup tour, biru untuk umum) dan khusus bagi wanita wajib berpakaian tertutup dan berjilbab. Aturan berpakaian ini sangat ketat khususnya bagi rombongan tour. Waktu itu ada dua peserta tour saya yang tidak diijinkan masuk karena baju mereka dianggap terlalu “transparan”. Alhasil mereka harus keluar, dan menyamar kembali sebagai tamu umum, meminjam abaya (semacam pakaian terusan longgar dengan kerudung) baru boleh masuk. Tamu umum (dengan tag biru) diperbolehkan meminjam abaya, sedangkan bila bepergian dengan tour atau rombongan (tag merah) wajib berpakaian sopan dari awal karena tidak akan dipinjamkan abaya.

Untuk yang berjenis kelamin pria, diharapkan memakai pakaian yang sopan dan pantas saja.

Ferrari World

Formula Rossa - rollercoaster tercepat di dunia

Formula Rossa – rollercoaster tercepat di dunia

Salah satu themepark indoor termewah di dunia. Mewah bukan artian desainnya. Sebenarnya desain theme park nya biasa saja, mirip Trans Studio gitu deh.. Tidak terlalu besar, bahkan lebih kecil dari Universal Studio Singapore. Rollercoaster-nya pun hanya ada 3 yang worthy untuk dicoba (bagi penggemar adrenalin rush seperti saya).

Yang jadi sisi “mewah”nya adalah satu: nama Ferrari yang sudah mendunia, dua: pengalaman yang disediakan dengan harga fantastis dan cukup mahal, dan tiga: rollercoaster tercepat di dunia. Di dalam sana terdapat berbagai wahana dan pengalaman yang berbau ferrari, seperti museum ferrari, pengalaman menaiki/menyetir ferrari secara virtual reality, bahkan naik ferrari sungguhan. Untuk pengalaman naik ferrari sungguhan ini, ada peserta saya yang ikut. Bayarnya untuk 3 orang total sekitar 10 juta rupiah untuk pengalaman naik ferrari di jalan tol sana! Menurut mereka, memang ferrari luar biasa karena kecepatannya benar-benar fantastis dengan akselerasi yang cepat.

Rollercoaster di sini pun adalah yang diklaim tercepat di dunia: Formula Rossa. Waktu saya di sana, antriannya ampun! Kurang lebih 1.5 jam baru tiba giliran kami! Kami diberikan semacam google eh.. goggle untuk melindungi mata kami dari debu (atau apapun itu) saking cepatnya. Khusus bagi yang berhijab atau berbaju longgar, disediakan juga semacam hoodie untuk melindungi jilbab agar tidak “berkibar-kibar”.

Dan memang benar. Bila biasanya rollercoaster mulai pelan, kemudian meluncur dan bertambah cepat, Formula Rossa ini langsung tancap gas dari awal! Mencapai kecepatan 240 km/jam dalam waktu 5 detik saja! Naik turun belok kiri banting kanan puter atas bawah, pokoknya diaduk-aduk deh! Sampai-sampai saya yang sudah terbiasa naik rollercoaster saja pusing setelah turun. Worth to try, tapi ada baiknya datang lebih awal. Seperti kata Jilli teman saya, “Naiknya sih cuma 2 menit, antrinya bisa 1.5 jam lebih!”. Nah loh..

Warner Bros World

Salah satu themepark lainnya yang terletak di Abu Dhabi. Jujur saya tidak masuk ke sini, karena peserta tour saya kebanyakan adalah orang dewasa. Sedangkan di WBW ini sebagian besar wahananya memang diperuntukkan untuk anak-anak. Bagi kami-kami yang haus adrenalin ini kami lebih memilih Ferrari World. Namun bagi kalian yang membawa anak-anak dan ingin themepark yang bisa dinikmati mereka, Warner Bros World adalah pilihan yang tepat.

Emirates Palace – Jumeirah Etihad Tower – Abu Dhabi Corniche

View from Abu Dhabi Corniche

View from Abu Dhabi Corniche

Emirates Palace adalah salah satu hotel termewah dan terindah yang ada di Abu Dhabi. Desainnya mengagumkan dengan arsitektural khas timur tengah dengan pemilihan warna yang merefleksikan warna pasir di padang pasir sana. Cobalah mengunjungi hotel ini pada sore-malam hari agar bisa berfoto dengan latar belakang yang penuh lampu yang indah.

Salah satu scene paling memorable di film Furious Seven adalah ketika Dom (Vin Diesel) melaju mobilnya dari gedung hingga tembus ke gedung sebelahnya di Abu Dhabi. Nah di Jumeirah Etihad Tower inilah scene ini diambil dan menjadi inspirasi. Gedung-gedung tinggi modern ini menjadi tempat syuting film Furious Seven. Maka tidak heran banyak turis yang berlomba-lomba mengunjungi gedung-gedung ini.

Abu Dhabi Corniche – Area ini terbentang di pesisir pantai di Abu Dhabi. Dari sana kita bisa melihat lanskap kota Abu Dhabi dengan jelas. Bagi saya pribadi, tidak terlalu spektakuler seperti lanskap Singapura dari Merlion Park atau Hongkong dari Victoria Harbour. Mungkin karena bangunan tinggi masih jarang-jarang di Abu Dhabi, tidak serapat kedua kota tadi, dan masih dalam tahap pembangunan. Namun bolehlah untuk dikunjungi.

Secara kuantitas, objek wisata Abu Dhabi memang tidak sebanyak Dubai. Namun Abu Dhabi adalah salah satu kota termaju di dunia dengan segala kelebihannya. Tentu saja layak untuk dikunjungi short trip sehari pulang-pergi bila kebetulan sedang mengunjungi Dubai. Toh perjalanan dari Dubai ke Abu Dhabi dengan jalur darat (bus) hanya 2 jam, atau kereta 1 jam saja.

More stories about

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Abu Dhabi – Ibukota yang Mengagumkan